Mrs. MG adalah tokoh imajiner, yang dalam beberapa kesempatan ditemukan personifikasinya pada dunia nyata.

Anda boleh memanjangkan MG dengan Mamah Galon, atau yang sejenis itu, asal tidak mengacak-ngacak kesopanan lokal.

Cerita selalu dimulai di pagi hari, tepatnya ketika manusia berpendidikan bangun dan berangkat kerja ataupun sekolah. Mrs MG juga sama. Selalu pesan driver sekali pakai. Pencet, pickup, berangkaaat..

Tapi gini.

Mrs MG selalu melakukan seleksi administrasi dan kelengkapan sebelum dan sesudah driver datang.

Jika yang datang motor jenis bebek manual alias berantai, Mrs. MG ini melakukan tindakan tegas dengan langsung cancel order, tanpa klarifikasi dulu, apakah motor driver kreditan atau beli cash, atau harganya mahal atau murah.

Pokok’e, kalo motor berante, mati kau-lah. Padahal, di ujung sana, ada driver yang hatinya berbunga-bunga dapat panglaris, di pagi nan penuh harap.

Pagi yang aneh.

Maka, ketika driver tak sempat menghindar Mrs MG, nikmati saja. Untung ga dicancel, kalo dicancel, anyep dah.

Itu seleksi sebelum driver tiba.

Jika driver sudah tiba, screening dilakukan dengan kecepatan 0.5 ms, dari atas sampai ujung kaki. All Clear, or Not.

Setelah ok, berangkatlah Mrs MG dengan driver hasil seleksi, tentunya dengan harga promo yang sayang kalo dilewatkan.

Apakah tipikal Mrs. MG ini tak bisa diakali? bisa saja, tapi harus dilakukan dengan kecepatan tinggi. Yaitu: begitu order masuk langsung dua jurus kedepan, Arrived dan Picked Up.

Tapi, kalo saya, gak akan lakukan ini. Ibarat bercinta, seperti dilakukan terpaksa. Biarlah sama-sama ridho, dia ridho dan dia puas. Bintang lima menanti, dengan komen “servicenya memuaskan”.

Tiap jengkal aspal sepertinya tertawa puas.