Sekarang tanggal 16 Desember 2021. Barusan sisa saldo kepotong GF, yang harga billnya 28k.

Hitungan pertama, minus, setelah GF sampai, jadi plus tapi tidak full, karena terpotong minus tadi.

Apa betul tetap menerima job? heheh…

Sebagaimana diketahui, setiap GF yang cash, akan memotong saldo driver.

Sampai di sini, saldo berkurang, driver dapat uang 28k dari Customer.

Lalu, driver akan topup melalui ovo, dari mana top upnya?
ya dari merchant pembayaran online mini atm yang berserakan dipinggir jalan. Kebetulan hanya itu yang ada di kampung yang jauh dari kota.

Kok ndak dari GrabKios?
Iya, ini juga udah dijalanin, biaya 3k untuk topup 20k.

Kok ndak di Pegadaian?
Iya ini juga udah, harga pas, tapi ada parkir.

Balik lagi, topup lewat mini atm, dipatok isi ovo 25k untuk saldo 20k.
Karena itulah biaya adm dianggap transfer, ye kan?

Apakah berhenti sampai di situ?
ternyata nggak, si ovo memotong 1k, disebutnya topup fee.

Dari BRI masuk, di ovo langsung kenak.

Nah, driver akan topup akun, pakai GK, harga 10k, fee 1k, jadi 11k.

Jadi 20k yang masuk ovo itu udah jadi 19K, lalu ketika mau isi 20K buat saldo driver ya ga bisa, terpaksalah 10k yang kemudia jadi 11k.

Gilak! berapa kali potongan spt ini?

Apa ndak pakai potong pulsa saja seperti halnya google playstore?
berapa kali belokan coba?

Belum lagi ini menunggu sms PIN topup yang ga sampai saat itu juga. (kasus saya) .