Sejak awal bulan september, saya bolak balik memverifikasi dokumen kependudukan saya. Tadinya, beberapa bulan sebelumnya, saya gagal berkali-kali saat daftar ke 4444 untuk bisa pakai simcard untuk PJJ. Saya kira ini hal biasa. eh ternyata bukan. Data kependudukan saya memang tidak sinkron. Entah di mananya, saya tak pahamlah.

Ada tiga layanan publik yang saya ikuti, yang di dalamnya ada validasi dokumen kependudukan. yaitu GRAB, OVO, dan Prakerja.

Validasi Data Pada OVO
OVO termasuk FINTECH yaitu Platform teknologi finansial pada pembayaran digital, dompet digital. tentunya OVO memiliki ketelitian dalam hal validasi dokumen.

Jika Anda pengguna baru OVO, secara default Anda pada level OVO Club. Namun jika Anda upgrade ke level lebih tinggi, yaitu OVO Premier, maka Anda harus melewati validasi dokumen.

Anda akan diminta upload eKTP dan merekam biometrik. OVO akan menyesuaikan data eKTP dengan END POINT data cukcapil. hanya satu JAM, sekali lagi SATU JAM, data terverifikasi.

Validasi Data Pada GRAB
Sebelum menggunakan OVO dan memvalidasi data/dokumen, saya mencoba daftar GRABBIKE yang dalam prosesnya ada validasi dokumen.

Data semua OK, atasnama sendiri daftar sendiri (tidak lewat komunitas ataupun calo), hingga diujung aktivasi, sistem menolak data kependudukan saya. Tak sinkron katanya. DATA NIK dan KK tidak sesuai, saya diminta ke disdukcapil.


Dalam rentang dua minggu saya bolak balik. Termasuk menyelipkan DM ke layanan GRAB di twitter, berbalas email dengan customer support, plus tebal muka menghadap CS dan satpam.

Penelurusan berlanjut, saya meminta kejelasan dari Call Center Dukcapil Kemendagri, yang hasilnya: sesi pertama data tidak akurat, berikutnya mereka meminta waktu untuk memperbaiki, dan saya tanyakan langsung perkembangannya, didapatkan jawaban: NIK dan KK ANDA SUDAH SESUAI. Artinya no problemo dari sisi Dukcapil Kemendagri.

Kembali ke GRAB. Saya mencoba login GRAB dengan email yang terdaftar pada sistem mereka, tapi jawabannya sama: Saya diminta menghubungi GDC alias kantor terdekat mereka. Harusnya, begitu data saya clear, sistem mereka juga harusnya mengikuti perkembangan ini. Dan ternyata tidak. Sistem hanya mencatat di awal bahwa data tidak sesuai, selanjutnya sistem hanya menandai kegagalan tadi untuk diselesaikan melalui CS GDC.

Jadi, mau jungkir balik data sudah ok dari cukcapil pusat pun, kalo belum di-oprek di GDCnya, ya tetap tak bisa ngapa-ngapain.

Saya menduga, pihak ketiga yang menjadi partner GRAB dalam menangani validasi data kependudukan ini harus dievaluasi. Belajarlah pada OVO. Hanya satujam, data terverifikasi. Tentunya jika data di Dukcapil Kemendagri sudah OK. Dan, nyatanya data saya memang sudah OK di Dukcapil Kemendagri.

Validasi Data pada Prakerja
Saya juga mencoba di Prakerja. Mendaftar sebagai orang yang tidak memiliki pekerjaan. Pendaftaran berlangsung khidmat, saya input data sesuai dokumen kependudukan saya. Sampai pada titik submit, sistem menolak. Sebab data provinsinya berbeda dengan data mereka. Lalu saya iseng ganti Jawa Tengah, akhirnya bisa daftar dan menyelesaikan test Prakerja.

Lucu bukan?!

Data sudah sinkron berdasarkan Dukcapil Kemendagri, daftar OVO lancar jaya, pas daftar Prakerja, malah provinsinya masih nyangkut. Sebenarnya, data mana yang dijadikan pegangan mereka ini?

Lucu iya,
Bikin repot iya.

PS: Untuk verifikasi data kependudukan Anda dengan mudah, silakan gunakan cara ini (pilih WA):

#NIK (16 DIGIT NOMOR)
#Nama_Lengkap
#Nomor_Kartu_Keluarga (16 DIGIT NOMOR)
#Nomor_Telp
#Permasalahan
Hotline : 1500537
WA : 08118005373
SMS : 08118005373
Email : callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id