Trik Narik Duit Receh Di ATM

Kalo zaman dulu, narik duit receh di ATM ada dua cara.

Cara satu, ke ATM yang sediakan pecahan duapuluh ribuan. Sedangkan cara kedua, cari kawan senasib sepenanggungan yang bisa join receh.

Dua cara itu, sudah susah dilakukan. ATM tentunya sudah tak mau lagi sediakan pecahan duapuluh ribuan, sebab biaya operasional distribusi uang ATM ga sebanding.

Menjamurnya start up sejenis misal uang virtual, e-money, juga payment gateway sedikit banyak memberikan celah melegakan pemburu receh ATM.

Begini caranya.

Kondisinya adalah:
punya dua ATM dengan aplikasi m-banking. Dan satu payment gateway/e-money sejenisnya.

Dalam kasus ini, saya punya BCA dan Mandiri, beserta mobile bankingnya. Sedangkan untuk paymentgateway saya pakai ini.

Ceritanya, pada paymentgateway saya top up kan rupiah melalui virtual account yg disediakan oleh payment tersebut. Virtual account itu ibarat nomor rekening. Biasanya kombinasi nomor telpon dan 4 angka unik dari mereka.

Jadi, kalo mau kirim (top up) dari BCA ke paymentgateway, tinggal copykan kode virtual yang dikasih paymentgateway itu, untuk BCA. Pada BCA klik menu m_transfer > Virtual Account BCA.

Begitu juga dengan bank lain.

Sedangkan, di Mandiri saya punya sisa 118.000, di ATM pasti tak bisa ditarik. Tetapi, dengan layanan top up via virtual account paymentgateway, sisa 18000 tadi bermanfaat lahir batin, tinggal topup-kan ke paymentgateway.

Jadi, ceritanya, hari ini saya dua kali topup, dari BCA bisa transfer 86000, dari Mandiri hanya bisa 18000. Dapat 100 ribu lebih, Lumayan kan?

Tertarik? Daftar disini