Assalammu’alaikum Wr. Wb Pak Ustad
Pak, saya mau tanya apa niat sholat taubat? Apa pula niat mengirimkan doa, Yassin dan Alfatehah kepada orang yang sudah meninggal?
Wasssalam
Indah, Bengkong


Wa’alaikumussalam Wr Wb
Semua ulama sepakat bahwa niat letaknya di dalam hati, jadi niat shalat Taubat adalah ibu berniat dalam hati mau melaksanakan Shalat Taubat ikhlas karena Allahta’ala. Kalaupun dilafazkan ada ulama yang mengatakan sunnah bagi yang sering ragu-ragu, ada yang mengatakan sekedar membantu saja, sebagian lagi beranggapansebaiknya tidak dibaca karena Rasulullah tidak pernah membacakan niat secara lisan.

Niat mengirim Yasin dan al-Fatihah dan segala macam niat ibadah apapun, semua­nya ada di dalam hati, silakan niatkan didalam hati bahwa Yasin saya baca ini pahalanya dikirimkan kepada ayah yang sudah meninggal misalnya.

Masalah mengirim (pahala) membaca Yasin, dan al-Fatihah diperdebatkan para ulama, ada yang mengatakan akan sampai pahalanya kepada orang yang sudah meninggal (pendapat kalangan madzhab Hambali) dan ada yang mengatakan tidak sampai (madzhab Syafi’i).

Adapun mengirimkan do’a, bahasa yang tepat bukan mengirim do’a tetapi mendo’akan orang yang sudah meninggal.

Ini disepakati oleh semua ulama kebolehannya, bahkan al-Quran mengajarkan untuk mendoakan orang Islam yang sudah meninggal dunia.

Didalam al-Quran ada doa yang isinya meminta ampunan dosa bagi orang Islam yang sudah lebih dulu meninggal dunia, “dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: “Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS. al-Hasyr : 10).

Wallahu a’lam.

#