Assalamualaikun Wr Wb
Maaf Pak saya mau tanya soal melakukan hubungan dengan istri. Apakah hukum menurut Islam perempuan (istri) memainkan anunya si laki (suami) pada saat berhubungan. trimakasih

Yanto, Perum Legenda Malaka


Wa’alaikumussalam Wr Wb
Kalau yang dimaksud dengan memainkan milik suami dengan tangan, maka hukumnya boleh, karena suami boleh bersenang-senang dan bernikmat-nikmat dengan seluruh tubuh istrinya.

Tetapi kalau yang dimaksud itu adalah mengulum anunya suami, maka sebagian besar ulama mengharamkannya, minimal memakruhkan, dengan dua alasan:

Pertama, kemungkinan besar tertelan madzi (cairan berwarna putih dan halus yang keluar dari kemaluan ketika adanya ketegangan syahwat, hukumnya najis), karena hukumnya najis, maka menelan sesuatu yang najis (madzi) hukumnya haram.

Dari Ibnu Abbas, dari Maimunah bahwa Rasulullah ditanya tentang minyak samin yang kejatuhan tikus mati di dalamnya, beliau menjawab,”Buanglah tikus itu dan buang bekasnya (minyak yang terkena najis), lalu makanlah (yang tidak terkena najis).” (HR. Bukhari).

Kedua, menyerupai binatang, dan Rasulullah di banyak hadits melarang menyerupai binatang, seperti hadits:

Dari Aisyah katanya, ”Rasulullah melarang duduk seperti setan duduk atau seperti binatang buas duduk.” (HR. Muslim).

Dari Anas katanya, Rasulullah bersabda,”Sempurnakanlah sujudmu! Jangan membentangkan dua siku seperti anjing (tidur).” (HR. Muslim).

Silakan anda berhubungan dengan istri dengan model apapun selagi merujuk kepada aturan Islam, bukan versi barat yang kadang tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan.

Wallahu a’lam bis shawab

#