brew saran si mutilAssalamualaikum Wr Wb
Pak ustad, saya sudah  menikah dengan seorang janda beranak satu. Sudah tiga tahun kami menikah. Tapi setiap saya mau berhubungan, istri saya selalu merasa keberatan selama dua bulan ini. Saya bilang sama istri saya, kalau saya mau menikah lagi, tapi dia tidak mengizinkan. Justru dia bilang kalau mau ceraikan saja. Saya jadi bingung. Langkah apa yang benar menurut syariat Islam yang harus saya lakukan? Terimakasih.
Antok, Tiban


Wa’alaikumussalam Wr Wb..

Pertama, terkait penolakan istri pada hukum asalnya termasuk dosa besar, istri tidak boleh menolak ajakan suami, kecuali dia memang dalam kondisi yang tidak memungkinkan melayani suaminya, dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah saw bersabda: “Apabila laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya kemudian ia menolak untuk datang lalu laki-laki itu tidur semalam dalam keadaan marah kepadanya, maka ia dilaknat oleh malaikat sampai subuh.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Kedua, sekalipun istri berkemungkinan berdosa, tetapi suami seharusnya tidak langsung menyalahkan istrinya, komunikasikanlah apa penyebabnya dia menolak ajakan suaminya, barangkali dia malu, atau tidak sanggup menjelaskannya kalau tidak ditanya, maka suami lah yang harus pro aktif mencari solusi, sehingga diketemukan akar masalahnya, intinya jangan langsung menyudutkan istri sebelum klarifikasi atau belum dikomunikasikan dengan baik.

Ketiga, berpoligami itu tanda anda sudah siap menambah amanah, artinya amanah dengan satu istri saja sudah bisa anda tangani, sebab kalau anda tidak siap mengemban amanah baru lagi, anda akan mendapat ancaman dihari kiamat, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang memiliki dua istri kemudian ia condong kepada salah satunya maka ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan tubuhnya miring”. (HR Abu Dawud dan Tirmidzi, dari Abu Hurairah. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).

Keempat, secara hukum poligami tidak disyaratkan izin istri, artinya kalau suami menikah lagi dan istri pertamanya tidak mengizinkan bahkan tidak tahu, pernikahan tetap sah (selagi memenuhi syarat dan rukun nikah). Cuma tentu saja anda tidak ingin menikah lagi (menambah amanah baru).

Yang jelas, istri tidak ada alasan untuk melarang suami menikah, ketika suami memang layak menikah lagi, demikian juga suami tidak bisa ngotot ingin berpoligami, ketika memang belum layak berpoligami, sebab poligami bukan sekedar jago-jagoan, atau sekedar tuntutan seks semata, tetapi anda harus siap menerima resiko pertambahan amanah Allah sebagai kepala rumah tangga, Rasulullah bersabda, “seorang suami menjadi pemimpin di keluarganya, dan dia akan dimin ta pertanggungjawabannya (HR. Bukhari dan Muslim).

Wallahu A’lam Bish Shawab

#

#