Assalammu’alaikum Wr. Wb Pak Ustad
Pak Ustadz, bagaimana kalau pernikahan dilangsungkan pada saat istri saya sedang haid? Wassalam

Aldi, Seibeduk


Wa’alaikumus salam Wr Wb
Pernikahan dilangsungkan pada saat calon istri sedang haid hukumnya sah. Karena dalam proses pernikahan, calon istri tidak terlibat sama sekali.

Yang terlibat dalam proses akad nikah adalah: wali nikah atau yang mewakilinya, dua saksi, dan pengantin pria.

Sementara pengantin wanita tinggal menunggu saja, dan tidak diharuskan hadir di acara akad nikah, kare­na sepenuhnya dia berada di bawah ayahnya, ayahnya lah (atau diwakilkan) yang menikahkan dirinya dengan pengantin pria.

Cuma, saya sarankan, ada baiknya pernikahan itu dilaksanakan diluar jadwal haid calon istri, agar ketika di malam pertama, tidak ada larangan bagi suami untuk berhubungan badan dengan istrinya.

Allah berfirman, “mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka telah Suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. al-Baqarah : 222).

Wallahu a’lam

#