Assalamualikum wr.wb,saya mau tanya pak suami saya telah mentalak saya lewat sepucuk surat yg tidak ada materai atau tanda tangan saksi…bagaimana dalam agama? Wassalam (sherly)
812664537xx
Wa’alaikumussalam Wr Wb
Isi surat yang diterima istri ada 3 kemungkinan:
Pertama, kalau isi suratnya suami menulis: aku ceraikan kamu, atau aku talak kamu. Dan ketika suami menulis tulisan tersebut dia berniat menjatuhkan talak, maka menurut mayoritas ulama jatuhlah talak. Karena ulama-ulama terdahulu menjadikan tulisan disurat sama dengan ucapan.
Kedua, Kalau dia menulis dengan bahasa yang samar-samar (Ghair sharih/kinayah), seperti sekedar ancaman, menteror istrinya, seperti kata-kata: pulanglah kamu kepada kedua orang tuamu, silakan kamu keluar dari rumah ini, atau kata-kata yang mirip yang tidak ada kata cerai dan talaknya. Dan kalau suaminya berniat menceraikan istrinya maka jatuhlah talak.
Ketiga, kalau isinya samar-samar (kinayah), dan suaminya tidak berniat menceraikan istrinya maka tidak jatuh talak.
Jadi dalam hal ini, surat itu bermaterai atau tidak, ada saksi apa tidak, ibu silakan klarifikasi kepada suami, apakah betul itu tulisan dia, kalau memang tulisan dia, maka pastikan isi suratnya apakah kata-kata yang sharih (aku ceraikan kamu) atau kinayah (silakan pulang kerumah orang tuamu), kalau sharih maka jatuhlah talak, kalau kinayah tergantung niat suami, kalau niatnya cerai jatuhlah talak.
Wallahu a’lam bish shawab