assalamualaikum.nama sy nuraini di sukajadi. pak ustad sy mau bertanya apa hukumnya seorang suami meninggalkan istri selama dua bulan tampa di beri nafkah sm sekali lahir dan batin.batin sy tersiksa pak ustad
823926836xx
Wa’alaikumussalam Wr Wb
Suami yang tidak menafkahi istrinya lahir dan batin, padahal sang suami sanggup melakukannya, maka ada 2 kemungkinan:
Pertama, suami tersebut sengaja menyakiti istrinya dan sengaja berlaku zalim pada istrinya perbuatan ini tentu saja berdosa. Sesuai dengan sabda Nabi, “cukuplah bagi seseorang itu dosa, ketika dia menahan hartanya dari orang wajib dia tanggung.” (HR. Muslim).
Kedua, suami tidak menafkahi karena bertujuan untuk mendidik istrinya yang melakukan dosa dan perbuatan yang tidak baik (melawan suami yang benar, menutut dibatas wajar kemampuan suami, dan lainnya), supaya sadar dan berubah menjadi baik, ini yang disebut dengan istilah ila’, maka hukumnya boleh, sebab ini pernah dilakukan Rasulullah, Umar ibin Khaththab berkata: Nabi memisahkan diri dari istri-istrinya selama 29 malam disebabkan pembicaraan (rahasia) yang disebarkan oleh Hafshah kepada ‘Aisyah. Beliau mengatakan, “Aku tidak akan masuk menemui mereka selama sebulan. ” Hal ini beliau lakukan karena kemarahan beliau yang sangat kepada mereka di mana Allah sampai menegur beliau dikarenakan perkara dengan mereka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Ila’ adalah sumpah suami yang mampu menggauli dengan menyebut Allah atau satu nama dari nama-nama-Nya atau satu sifat dari sifat-sifat-Nya untuk meninggalkan menggauli istrinya di qubul (kemaluan) nya selama-lamanya atau lebih dari empat bulan.
Wallahu a’lam bish shawab
#