Setup website di webmin sangat mudah, dengan langkah berikut ini Anda bisa setup website dalam hitungan menit.

Catatan:
Dalam contoh ini saya menggunakan server linux ubuntu

Persiapan:
Pada registrar domain, arahkan domain ke ip server webmin kita. Jika kesulitan, mintalah bantuan dari penyedia domain tempat anda membeli.

Langkah 1.
Menggunakan PuTTY buatlah user baru dengan perintah
adduser NAMA USER [tekan enter]
dalam proses ini, linux akan menyalin template skeleton (/etc/skel) untuk user yg tadi dibuatkan, sehingga dalam server linux akan dibuatkan direktori /home/namauser/public_html
direktori ini akan digunakan untuk file hosting website kita.

lalu, masukkan passwod (2x) [tekan enter]
kemudian akan ditanyakan nama lengkap, room bumber dll, tekan enter saja [4x] untuk melewatinya
terakhir tekan Y dan enter untuk menyudahinya.

restartlah apache server dengan perintah
/etc/init.d/apache2 restart

seperti ini:

tambah userlinux lewat SSH

tambah userlinux lewat SSH


Perlu Anda miliki

Langkah 2.
masuk webmin port 10000 ketik http://websaya.com:10000 [tekan enter]
masukkan user root dan password
pilih Apache Webserver (sebelah kiri)
pilih create cirtual host
isilah seperti ini

create virtual host host

create virtual host host

untuk document root, silakan klik tombol itu, akan muncul popup, arahkan ke folder user yang tadi dibuat lewat SSH, lokasinya /home/NAMAUSER/public_html, seperti ini

document root

document root

Langkah 3
klik BIND DNS Server > Create Master Zone

Create Master Zone

Create Master Zone

Rincinya:
1) klik “Create master zone”
2) Isikan domain tanpa www ke kotak isian “Domain name / network” .
3) Untuk master server, ketik nama domain masternya.
4) “Create NS record” hanya opsi, biarkan saja.
5) Masukkan email di box email.
6) Masukkan IP address server (IP server hosting/VPS).
7) Klik “Create”

Membuat A records (Address Records).

1) Klik “Address”
2) kosongan name, isikan IP address dibawahnya.
3) klik Save.

4) ketikan www pada nama (otomatis akan jadi www.namasitus.tld), isikan IP address dibawahnya
5) klik Save.

6) ketik mail pada kolom nama, dan isikan IP address dibawahnya (hanya opsi)
7) klik Save.

8) Ketik ftp pada kolom nama, dan isikan IP address dibawahnya
9) klik Save.

10) ketik ns1 pada kolom nama, dan isikan IP address dibawahnya
11) klik Save.

12) ketik ns2 pada kolom nama, dan isikan IP address dibawahnya
13) klik Save.

14) dibagian bawah, klik “Return to Record Types”

Membuat NS records (Name Servers).

1) klik Name Server
2) pada zone name, ketik nama domain (jangan lupa tambahkan titik setelah ujung nama domain, maksudnya jika ujung domain pake com menjadi com.

3) pada name server, ketik ns1.namadomain.tld. (misalnya ns1.izulthea.com.) (ingat titik setelah com)
(ingat kasih titik dibelakangnya)
4) klik Save.

5) ketik ns2.namadomain.tld.
6) klik Save.
7) klik “Return to Record Types”

Terakhir:
Klik menu dikiri “Apache Webserver”
pilih domain yang tadi dibuat, lalu pilih “Edit Directives”

akan tampil kira-kira seperti ini

DocumentRoot /home/username/public_html
ServerName namasitus.com
<Directory "/home/username/public_html">
allow from all
Options -Indexes

 

 

tambahkan setelah
allow from all
baris kode ini
Require all granted

lalu klik save.

tujuan menambah “Require all granted” adalah agar web server yang baru disetup ini bisa diakses dan nggak muncul pesan 403 Forbidden.

Forbidden

You don’t have permission to access / on this server.
Apache/2.4.6 (Ubuntu) Server at namasitus.com Port 80

jika sampai langkah terakhir, harusnya web sudah bisa diakses, silakan lanjutkan dengan menginstall cms favorit Anda.

Wassalam