Apakah disunnahkan menjawab bacaan adzan yang sedang tayang di TV?

Disunnahkan atau tidak, menurut Prof Abdullah al-Thayyar dkk, (Al-Fiqh al-Muyassar juz 9, hlm. 43) disebutkan dua alasan.

1. Kalau adzan tersebut live, disunnahkan untuk dijawab, keumuman hadits Nabi,

 

وَعَنْ أَبِي سَعِيدٍ اَلْخُدْرِيِّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( إِذَا سَمِعْتُمْ اَلنِّدَاءَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ اَلْمُؤَذِّنُ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Said Al-Khudry Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Apabila engkau sekalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin.” Muttafaq Alaihi. (Bulughul Marom, Kitab Sholat, Bab Adzan, Hadits No. 207)

Hadits ini berlaku baik adzan dari masjid terdekat, atau adzan dari negara lain, seperti TV al-Qur’anul Karim.

2. Kalau adzan di TV tersebut hanyalah rekaman, maka tidak disyariatkan untuk dijawab.

(Prof Abdullah al-Thayyar dkk, Al-Fiqh al-Muyassar, juz 9, hlm. 43).