Assalamualaikum pak Ustad.
Salam kenal. Saya ingin menanyakan soal masalah proses reproduksi, atau mancari keteurunan dalam Islam. Bagaimana dalam aturan syariat, langkah yang harus dilakukan oleh pasangan yang kesulitan memiliki anak? Cara-cara apakah yang diperbolehkan dalam Islam untuk melakukan upaya agar kita bisa memilikik keturunana.wassalam. Terimakasih pak ustad.
Wa’alaikumussalam Wr Wb
Pertama, yang harus difahami bahwa keturunan itu wilayah kehendak Allah, oleh karena itu harus disikapi dengan baik sangka kepadanya, jangan sibuk menyalah-nyalahkan pasangan masing-masing. Berbaik sangka itu artinya semuanya dianggap terbaik menurut Allah, dan bersabar atas ujian tersebut. semoga dengan kesaabaran tersebut Allah akan memberikan yang terbaik dan menjadi penambah pahala kebaikan disisi Allah, Rasulullah bersabda, “
Kedua, jangan pernah mencoba-coba berkonsultasi dan mendatangi dukun dan yang sejenis dengan dukun (sok tahu perkara ghaib), sebab Rasulullah bersabda, “Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun lalu dia membenarkan apa-apa yang dikatakan maka sungguh dia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad r.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani).
Ketiga, tetap berusaha dengan cara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, seperti pengobatan dokter, mengkonsumsi herbal, dan lainnya.
Keempat, memperbanyak istighfar, sebagaimana janji Allah didalam al-Qur’an, “…beristighfarlah kepada Rabb-mu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. (Jika kalian beristighfar) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat atas kalian, juga memberi banyak harta dan anak keturunan…” (Qs. Nuh: 10-12).
Kelima, jangan bosan berdoa,karena Nabi Zakaria tetap saja terus berdoa sampai beliau tua sekali, Allah berfirman, “Ia (Zakaria) berkata “Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan Aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku.” (QS. Maryam : 4).
Wallahu a’lam.