Ass Wr Wb. Saya laki-laki menikahi anak kakak perempuan, tapi kakak perempuan saya itu tidak seayah dengan saya. Apakah pernikahan kami sah, pak ustad? Terimakasih.
pengirim 0853743022xx
Wa’alaikumus salam Wr Wb.
Pertama, Apa maksud anda dengan kata “Tidak seayah”..? kalau maksudnya, perempuan itu beda ayah tapi seibu dengan anda, maka hukumnya haram, karena kaedahnya: setiap perempuan yang menjadi anak dari ayah ibumu (saudara kandung), atau anak ayahmu saja beda ibu (saudara seayah), atau anak ibumu beda ayah (saudara seibu), maka dia adalah saudara perempuan yang haram dinikahi (Syaikh Muhammad Zuhaili, al-Mu’tamad fil Fiqh as-Syafi’i, juz. 4, hlm. 29), berdasarkan firman Allah, “Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan[281]; saudara-saudaramu yang perempuan, Saudara-saudara bapakmu yang perempuan; Saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan.”(QS. An-Nisa : 23).
Dan andai sudah terlanjur menikah, maka solusi satu-satunya anda harus “bercerai” dan tidak boleh menikahinya seumur hidup, karena dia haram anda nikahi. Dan anda berdua harus segera bertaubat kepada Allah karena sudah melanggar aturan-Nya, dan tidak bertanya hukumnya kepada orang yang lebih tahu sebelum anda menikah.
Kedua, kalau maksud anda “tidak seayah” itu, memang beda ayah dan beda ibu, alias betul-betul orang lain (bukan saudara seayah, bukan saudara seibu, dan bukan saudara kandung), maka halal anda nikahi.
Wallahu a’lam.